Kebiasaan olahraga ternyata nggak selalu menjamin kondisi tubuh aman dari masalah kesehatan. Hal ini dirasakan langsung oleh Denny Sumargo. Aktor sekaligus presenter tersebut mengaku kaget setelah hasil pemeriksaan kesehatannya menunjukkan sejumlah kondisi yang jauh dari perkiraannya.
Selama ini, Denny dikenal punya aktivitas fisik yang cukup padat dan rutin berolahraga. Ia pun merasa tubuhnya baik-baik saja. Namun, hasil medical check-up terbaru justru membuatnya harus lebih serius memperhatikan kesehatan.
Kolesterol Tinggi, Dokter Beri Peringatan Serius
Dari pemeriksaan yang dijalaninya, Denny mengetahui bahwa kadar kolesterol dan lemak dalam darahnya cukup tinggi. Fungsi hati dan ginjalnya juga disebut mengalami penurunan.
Dokter lantas mengingatkan adanya risiko serangan jantung hingga penyumbatan pembuluh darah di kepala apabila faktor-faktor tersebut tidak ditangani dengan tepat.
“Rapor merah ini,” begitu Denny menggambarkan peringatan yang diterimanya dari dokter saat menceritakan hasil pemeriksaan tersebut.
Denny mengaku tak menyangka kondisinya bisa seperti itu. Pasalnya, ia merasa sudah berusaha menjaga kebugaran dengan rutin berolahraga.
“Aku juga kaget gitu, dengan aku rajin olahraga masihan. Pola pikirku juga sehat-sehat aja, ternyata darahku tuh banyak racunnya,” ungkap Denny.
Sakit Kepala Berhari-hari Jadi Alasan Periksa
Ada alasan di balik keputusan Denny menjalani pemeriksaan kesehatan. Sebelumnya, ia merasa tubuhnya kurang fit selama beberapa hari dan mengalami sakit kepala berkepanjangan.
Kondisi itu membuatnya memutuskan menjalani medical check-up, termasuk pemeriksaan MRI pada bagian kepala. Dari rangkaian pemeriksaan tersebut, ia kemudian mengetahui sejumlah masalah kesehatan yang perlu ditindaklanjuti.
Denny juga mengungkapkan bahwa selama merasa kurang sehat, ia tidak banyak memperlihatkan kondisinya kepada publik. Karena itu, orang lain mungkin tidak menyadari bahwa dirinya sedang mengalami keluhan.
Selebritis
Denny Sumargo Mulai Minum Obat Selama Sebulan
Setelah mengetahui hasil pemeriksaan, Denny mulai mengurangi aktivitas dan mengikuti arahan dokter. Ia mengaku harus minum obat pada pagi dan malam hari selama satu bulan, kemudian menjalani pemeriksaan ulang.
“Aku sekarang minum obat pagi dan malam selama satu bulan, nanti dicek lagi sama dokternya,” kata Denny.
Kini, hasil pemeriksaan berikutnya menjadi hal yang ditunggu untuk mengetahui perkembangan kondisinya setelah menjalani pengobatan.
Kisah Denny juga memperlihatkan bahwa merasa bugar bukan berarti semua indikator kesehatan pasti baik-baik saja. Olahraga tetap penting, tetapi pemeriksaan rutin dan tindak lanjut medis juga nggak boleh diabaikan, apalagi jika muncul keluhan yang terus berulang.




