Nama Sarwendah kembali menjadi perhatian setelah tim kuasa hukumnya mengungkap temuan baru terkait sejumlah akun media sosial yang dinilai merugikan reputasinya. Kali ini, penelusuran mengarah pada 46 akun yang diduga terlibat dalam penyebaran konten yang membentuk opini negatif di mata publik.
Persoalan ini pun semakin menarik perhatian karena pihak Sarwendah mengaku menemukan petunjuk mengenai aliran dana yang diduga berkaitan dengan Ruben Onsu. Meski begitu, dugaan tersebut masih membutuhkan penelusuran lebih lanjut dan belum bisa dianggap sebagai fakta yang terbukti.
Sarwendah Petakan 46 Akun Media Sosial
Melalui kuasa hukumnya, Pablo Benua, Sarwendah disebut telah mengelompokkan puluhan akun tersebut berdasarkan aktivitas dan jenis konten yang mereka unggah. Langkah ini dilakukan untuk menelusuri bagaimana konten yang dianggap merugikan nama Sarwendah bisa tersebar di media sosial.
Pablo menjelaskan bahwa kelompok pertama terdiri dari akun yang menampilkan pemiliknya secara langsung, termasuk influencer yang aktif berbicara melalui video maupun siaran langsung.
“Dari 46 media sosial tersebut kita sudah membuat klaster,” ungkap Pablo Benua.
Menurut penjelasannya, sejumlah konten yang beredar diduga menggiring persepsi masyarakat hingga berpotensi mencederai martabat kliennya. Pihak Sarwendah pun tengah menelusuri aktivitas akun-akun tersebut untuk memahami pola penyebaran kontennya.
Jasa Clipper Ikut Jadi Sorotan
Selain akun influencer, perhatian juga tertuju pada akun yang menyediakan jasa clipper. Layanan ini biasanya mengubah video berdurasi panjang menjadi potongan singkat yang kemudian diunggah ke berbagai platform media sosial.
Format video pendek memang mudah menarik perhatian warganet. Namun, ketika potongan video dipisahkan dari konteks aslinya, pesan yang diterima penonton bisa berbeda dari pembahasan utuhnya.
Pablo menyebut pihaknya menemukan sejumlah aliran dana yang perlu diperiksa lebih jauh. Ia menduga dana tersebut berasal dari Ruben Onsu.
“Aliran dana tersebut kami duga berasal dari saudara RO,” ujar Pablo.
Pernyataan itu masih berupa dugaan dari pihak kuasa hukum. Belum ada kepastian yang dapat menyimpulkan bahwa Ruben benar-benar membiayai aktivitas akun-akun tersebut.
Empat hingga Lima Akun Diduga Milik Influencer
Dari total 46 akun yang sedang ditelusuri, Pablo memperkirakan sekitar empat hingga lima akun menampilkan sosok influencer secara langsung. Sementara itu, akun lainnya diduga berperan sebagai penyedia atau penyebar klip video berdasarkan pesanan.
Penelusuran lebih lanjut diharapkan dapat memperjelas hubungan antara aktivitas akun, penyebaran konten, dan dugaan aliran dana yang ditemukan.
Untuk saat ini, perkembangan kasus Sarwendah dan Ruben Onsu masih perlu dicermati. Publik sebaiknya tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum terdapat bukti yang terverifikasi dan penjelasan lebih lengkap dari pihak-pihak terkait.
Di tengah ramainya perbincangan di media sosial, satu hal yang patut diperhatikan adalah pentingnya memeriksa konteks sebuah video sebelum ikut menyebarkannya. Sebab, potongan konten yang viral belum tentu menggambarkan keseluruhan cerita.